Bocoran Samsung Galaxy A77 dengan chipset Exynos 2400 dan nomor model A776B muncul di Geekbench. Simak spesifikasi Galaxy A77, skor performa, dan rumor rilis ponsel ini!
Dunia teknologi, khususnya industri samsung smartphone, selalu dipenuhi dengan desas-desus dan bocoran menarik. Salah satu yang paling hangat diperbincangkan saat ini adalah kehadiran ponsel misterius dari seri A, yaitu galaxy a77. Setelah empat tahun lamanya tidak ada penerus langsung dari seri galaxy a7x yang sempat berjaya, kini muncul nomor model yang diduga kuat milik galaxy a77 di platform benchmark populer, geekbench. Ini menjadi pertanda kuat bahwa samsung sedang menyiapkan sesuatu yang istimewa untuk segmen menengah premium.
Kabar mengenai galaxy a77 ini bukan sekadar angin lalu. Informasi yang beredar menunjukkan bahwa samsung akan melakukan lompatan signifikan dalam hal performa, terutama dengan kemungkinan penggunaan chipset galaxy a77 yang tangguh, yakni exynos 2400. Chipset ini sendiri telah menarik perhatian banyak pihak karena performanya yang menjanjikan, bahkan setara dengan beberapa nusaware chipset flagship. Tentu saja, ini akan menjadi daya tarik utama bagi para penggemar samsung yang mendambakan performa tinggi di kelas menengah.
Kehadiran informasi ini tidak hanya menghebohkan, tetapi juga memberikan gambaran awal tentang bagaimana galaxy a77 akan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Kehadiran Galaxy A77: Mengapa Ini Penting?
Seri galaxy a7x dari samsung selalu dikenal sebagai lini yang menawarkan perpaduan menarik antara fitur premium dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan seri flagship. Namun, sejak galaxy a73 dirilis pada tahun 2022, tidak ada penerus langsung yang muncul, meninggalkan kekosongan di segmen ini. Penantian panjang para penggemar akan kehadiran galaxy a77 ini tentu saja beralasan, mengingat sejarah panjang seri A yang kerap menghadirkan inovasi dan spesifikasi menarik.
Jejak Seri Galaxy A7x: Dari Galaxy A73 ke Penantian Galaxy A77
Mari kita menilik kembali ke belakang. Seri galaxy a7x dimulai dengan ponsel-ponsel yang cukup revolusioner di masanya, seperti galaxy a7 (2018) yang pertama kali membawa tiga kamera belakang. Kemudian, ada galaxy a70 dan galaxy a71 yang sukses di pasaran. Puncaknya, galaxy a73 menjadi ponsel seri A pertama dari samsung yang dibekali kamera 108MP, menawarkan spesifikasi yang mendekati flagship namun dengan harga yang lebih ramah di kantong. Keberadaan galaxy a73 ini menjadi acuan performa dan fitur di segmennya.
Namun, setelah galaxy a73, tidak ada galaxy a74, galaxy a75, apalagi galaxy a76. Hal ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan konsumen dan pengamat industri. Apakah samsung akan menghentikan seri galaxy a7x? Atau apakah mereka sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih ambisius? Bocoran mengenai galaxy a77 dengan exynos 2400 ini menjawab pertanyaan tersebut, menunjukkan bahwa samsung mungkin sedang merencanakan comeback yang signifikan untuk seri ini.
Mengisi Kekosongan di Lini Menengah Premium Samsung
Tanpa seri galaxy a7x, lini produk samsung di segmen menengah premium terasa kurang lengkap. Ada galaxy a5x seperti galaxy a57 atau galaxy a54 yang menempati segmen menengah ke bawah, dan kemudian langsung melompat ke seri flagship galaxy s2x. Padahal, segmen menengah premium adalah pasar yang sangat strategis, di mana konsumen mencari perangkat dengan performa mendekati flagship namun dengan harga yang lebih terjangkau. Galaxy a77, dengan rumor spesifikasi galaxy a77 yang gahar dan chipset galaxy a77 yang kuat, berpotensi besar untuk mengisi kekosongan ini dan menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin upgrade dari galaxy a57 atau ponsel menengah lainnya.
Kembalinya seri galaxy a7x dengan galaxy a77 juga menunjukkan bahwa samsung tidak ingin menyerahkan segmen pasar ini sepenuhnya kepada kompetitor. Dengan mengusung chipset exynos 2400, samsung memberikan sinyal kuat bahwa galaxy a77 akan menjadi penantang serius di kelasnya, menawarkan performa yang mungkin belum pernah ada di seri A sebelumnya.
Bocoran Perdana: Galaxy A77 Muncul di Geekbench
Informasi paling konkret mengenai galaxy a77 berasal dari platform benchmark geekbench. Situs ini seringkali menjadi jendela awal untuk melihat performa dan spesifikasi dasar perangkat yang belum dirilis. Kemunculan galaxy a77 di geekbench memberikan konfirmasi awal bahwa perangkat ini memang sedang dalam pengembangan dan pengujian.
Nomor Model A776B: Kode Rahasia Galaxy A77
Perangkat yang muncul di geekbench terdaftar dengan nomor model SM-A776B. Secara tradisi, samsung menggunakan pola penamaan SM-Axyz untuk seri galaxy a. Jika galaxy a73 memiliki nomor model SM-A736B, maka sangat logis untuk mengasumsikan bahwa SM-A776B adalah galaxy a77. Angka “6” di tengah biasanya mengindikasikan dukungan 5G, yang sudah menjadi standar di banyak ponsel modern samsung.
Identifikasi nomor model a776b ini sangat krusial karena mengaitkan langsung bocoran ini dengan seri galaxy a7x yang sudah lama dinantikan. Ini bukan sekadar rumor acak, melainkan data yang tercatat di database publik, menambah bobot pada semua spekulasi yang beredar tentang kehadiran ponsel ini.
Detail Hasil Geekbench: Apa yang Kita Ketahui?
Laporan geekbench untuk SM-A776B mengungkapkan beberapa detail penting. Pertama dan yang paling mencolok adalah konfirmasi penggunaan chipset galaxy a77. Meskipun geekbench mungkin tidak secara eksplisit menyebutkan “Exynos 2400,” detail mengenai core dan kecepatan clock yang tertera sangat cocok dengan spesifikasi exynos 2400. Chipset ini diidentifikasi dengan nama kode “s5e9945”, yang merupakan kode internal untuk exynos 2400.
Selain itu, geekbench juga mencatat bahwa perangkat ini akan dibekali dengan RAM sebesar 8GB. Kapasitas RAM ini sudah cukup standar untuk ponsel menengah premium dan akan sangat mendukung performa multitasking yang lancar. Sistem operasi yang digunakan saat pengujian adalah Android 14, menunjukkan bahwa galaxy a77 akan langsung menjalankan versi Android terbaru saat rilis nanti, dengan antarmuka One UI dari samsung.
Terakhir, dan yang paling dinantikan adalah skor geekbench. Meskipun angka pastinya bisa bervariasi antar pengujian, galaxy a77 (SM-A776B) mencatat skor single-core sekitar 1.189 poin dan skor multi-core sekitar 3.536 poin. Angka-angka ini, meskipun tidak setinggi skor mutlak exynos 2400 pada galaxy s24, tetap sangat kompetitif dan menunjukkan potensi performa yang luar biasa untuk ponsel di kelas menengah.
Otak di Balik Performa: Chipset Galaxy A77 dan Exynos 2400
Pusat dari semua kegembiraan mengenai galaxy a77 adalah chipset galaxy a77 itu sendiri. Rumor dan bocoran geekbench menunjuk pada satu nama besar: exynos 2400. Ini adalah keputusan yang cukup berani dari samsung, mengingat exynos 2400 sebelumnya digunakan sebagai soc (System on Chip) utama di beberapa varian galaxy s24, seri flagship samsung.
Exynos 2400: Bukan Sembarang SoC untuk Galaxy A77
Exynos 2400 adalah salah satu soc paling canggih yang pernah dikembangkan oleh samsung, dirancang dengan arsitektur core yang kompleks untuk menghadirkan performa maksimal. Penggunaan chipset ini pada galaxy a77 akan menjadi daya tarik utama, terutama bagi mereka yang mencari pengalaman gaming dan multitasking yang mulus tanpa harus merogoh kocek untuk membeli ponsel flagship.
Ini juga menunjukkan strategi samsung yang mungkin ingin mendiferensiasi galaxy a77 dari seri A lainnya. Jika seri galaxy a5x biasanya menggunakan chipset Exynos kelas menengah atau Snapdragon 7 series, maka galaxy a77 dengan exynos 2400 akan memiliki kelas performa yang jauh di atasnya. Ini akan secara efektif menciptakan kategori baru di lini produk samsung.
Arsitektur Core dan Keunggulan Single-Core serta Multi-Core
Exynos 2400 dibangun dengan arsitektur core 10-core yang unik, berbeda dari kebanyakan soc yang menggunakan 8-core. Konfigurasi core-nya meliputi satu core Cortex-X4 yang sangat kuat sebagai single-core utama, lima core Cortex-A720 untuk performa tinggi, dan empat core Cortex-A520 untuk efisiensi daya. Konfigurasi ini memungkinkan exynos 2400 untuk mencapai skor single-core dan skor multi-core yang sangat impresif.
- Single-Core: Core Cortex-X4 dirancang untuk menangani tugas-tugas yang membutuhkan daya komputasi instan dan besar, seperti membuka aplikasi, browsing, atau menjalankan aplikasi berat secara individual. Skor single-core yang tinggi menjamin responsivitas sistem yang cepat.
- Multi-Core: Kombinasi semua core memungkinkan exynos 2400 untuk menangani beban kerja yang kompleks, seperti gaming intensif, editing video, atau menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Skor multi-core yang tinggi menunjukkan kemampuan multitasking dan pemrosesan paralel yang kuat.
Dengan skor geekbench yang mendekati performa flagship, galaxy a77 akan mampu menjalankan aplikasi dan game terbaru dengan lancar, memberikan pengalaman pengguna yang premium.
Perbandingan Exynos 2400 dengan Generasi Sebelumnya dan Kompetitor
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita bandingkan exynos 2400 dengan chipset lain. Dibandingkan dengan chipset yang digunakan di galaxy a73 (Snapdragon 778G), performa exynos 2400 adalah lompatan yang sangat jauh. Snapdragon 778G adalah soc yang mumpuni di kelas menengah, tetapi exynos 2400 berada di liga yang berbeda, bersaing langsung dengan Snapdragon 8 Gen 3 atau setidaknya Snapdragon 8 Gen 2.
Perbandingan dengan soc di kelas menengah ke atas seperti galaxy a57 (jika kita mengacu pada Exynos 1280 atau 1380 yang lebih baru di seri A5x) juga akan menunjukkan perbedaan performa yang signifikan. Galaxy a77 tidak hanya akan lebih cepat, tetapi juga lebih efisien dalam menangani tugas-tugas berat.
Ini menempatkan galaxy a77 pada posisi yang sangat menarik di pasar, menawarkan nilai yang luar biasa untuk harganya.
Peran LSI Samsung dalam Pengembangan Chipset Ini
Penting juga untuk memahami peran LSI Samsung dalam pengembangan exynos 2400. LSI Samsung adalah divisi semikonduktor dari samsung yang bertanggung jawab atas desain dan pengembangan berbagai chip, termasuk soc Exynos. Kesuksesan exynos 2400 menunjukkan kemajuan signifikan dalam kemampuan rekayasa LSI Samsung, terutama dalam hal arsitektur core, integrasi NPU (Neural Processing Unit) untuk AI, dan GPU (Graphics Processing Unit) Xclipse yang berbasis AMD RDNA 3.
Dengan exynos 2400 yang kuat, LSI Samsung telah membuktikan kemampuannya untuk bersaing di pasar soc global. Penggunaan chipset ini pada galaxy a77 tidak hanya menguntungkan konsumen, tetapi juga memperkuat posisi samsung sebagai pemain kunci dalam produksi semikonduktor, mengurangi ketergantungan pada vendor pihak ketiga dan memberikan kontrol lebih besar atas optimasi perangkat keras dan perangkat lunak.
Ekspektasi Spesifikasi Galaxy A77 Lainnya
Meskipun geekbench lebih fokus pada performa soc dan RAM, kita bisa membuat beberapa ekspektasi realistis mengenai spesifikasi galaxy a77 lainnya berdasarkan tren samsung dan posisi galaxy a77 di pasar.
Sistem Operasi dan Update: Android 14 Siap Hadir
Seperti yang terlihat dari bocoran geekbench, galaxy a77 akan menjalankan Android 14 sejak rilis. Ini berarti pengguna akan mendapatkan versi Android terbaru dengan semua fitur dan peningkatan keamanan yang ada. Ditambah lagi, komitmen samsung untuk memberikan pembaruan sistem operasi selama bertahun-tahun (biasanya 4-5 tahun untuk seri A premium) akan memastikan bahwa galaxy a77 tetap relevan dan aman untuk waktu yang lama. Ini adalah nilai tambah yang besar bagi konsumen.
Antarmuka One UI dari samsung juga akan hadir, memberikan pengalaman pengguna yang kaya fitur, intuitif, dan dapat disesuaikan. Dengan One UI yang terus berkembang, galaxy a77 akan menawarkan fitur-fitur yang inovatif dan integrasi yang mulus dengan ekosistem samsung lainnya.
Potensi Desain dan Fitur Unggulan
Mengingat galaxy a77 akan menjadi ponsel menengah premium, kita bisa mengharapkan desain yang elegan dan premium. Bahan-bahan seperti kaca di bagian belakang dan bingkai metalik atau berkualitas tinggi mungkin akan digunakan. Desain kamera punch-hole atau notch minimalis, serta panel AMOLED dengan refresh rate tinggi (minimal 120Hz) untuk pengalaman visual yang mulus, juga menjadi standar di kelas ini.
Fitur-fitur lain yang kemungkinan besar akan ada meliputi sertifikasi IP67/IP68 untuk ketahanan air dan debu, speaker stereo, sensor sidik jari di bawah layar, dan dukungan pengisian daya cepat. Semua ini adalah bagian dari pengalaman premium yang diharapkan dari lini galaxy a7x.
Kamera dan Baterai: Peningkatan yang Diharapkan
Kamera selalu menjadi salah satu fokus utama samsung, bahkan di seri A. Mengingat galaxy a73 sudah memiliki kamera 108MP, tidak mengherankan jika galaxy a77 akan mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas sensor utama. Kita bisa berharap adanya setup multi-kamera yang fleksibel, dengan lensa ultra-wide, makro, dan mungkin depth sensor. Peningkatan pada kemampuan pemrosesan gambar berkat exynos 2400 juga akan sangat membantu dalam menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi.
Dari segi baterai, galaxy a77 kemungkinan besar akan dilengkapi dengan kapasitas baterai yang besar, minimal 5000mAh, untuk mendukung soc yang bertenaga dan layar yang cerah. Teknologi pengisian daya cepat juga akan menjadi fitur standar untuk memastikan pengguna dapat mengisi daya ponsel mereka dengan cepat dan kembali beraktivitas.
Kapan Rilis Galaxy A77? Menjelajahi Rumor dan Prediksi
Pertanyaan terbesar setelah semua bocoran ini adalah: kapan rilis galaxy a77? Mengingat galaxy a73 dirilis pada bulan Maret 2022, dan kini sudah lebih dari dua tahun berlalu, penantian untuk galaxy a77 tentu semakin memuncak.
Waktu Rilis Galaxy: Mengikuti Pola Samsung
Samsung biasanya memiliki pola rilis galaxy yang cukup teratur. Seri A seringkali diumumkan pada awal tahun, sekitar bulan Januari hingga Maret. Namun, absennya penerus galaxy a73 selama ini membuat prediksi menjadi sedikit lebih sulit. Kemunculan di geekbench biasanya terjadi beberapa bulan sebelum rilis resmi. Jadi, jika galaxy a77 baru muncul sekarang, rilis galaxy a77 kemungkinan besar akan terjadi di paruh kedua tahun ini, mungkin sekitar kuartal ketiga atau keempat 2024, atau bahkan awal 2025.
Ada kemungkinan samsung sengaja menunda rilis untuk memastikan bahwa galaxy a77 dapat membawa peningkatan yang signifikan, terutama dengan chipset exynos 2400. Strategi ini bisa jadi untuk menciptakan antisipasi yang lebih besar dan memastikan bahwa galaxy a77 benar-benar menonjol di pasar.
Posisi Galaxy A77 di Antara Galaxy A57, Galaxy A73, dan Galaxy S24
Saat rilis nanti, galaxy a77 akan ditempatkan pada posisi yang strategis. Ini akan menjadi jembatan antara lini menengah yang lebih terjangkau seperti galaxy a57 (atau penerusnya) dan lini flagship galaxy s24. Dengan performa exynos 2400 yang mendekati flagship, galaxy a77 bisa menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan kekuatan galaxy s24 tetapi dengan harga yang lebih terjangkau.
Penting untuk diingat bahwa galaxy a57, yang sebenarnya tidak ada sebagai model resmi, adalah contoh bagaimana samsung menamai seri A5x. Jika ada galaxy a55 atau galaxy a56 yang lebih baru, galaxy a77 akan berada di atasnya dalam hierarki performa dan fitur. Dibandingkan dengan galaxy a73, galaxy a77 akan menawarkan peningkatan besar dalam performa soc dan kemungkinan fitur lainnya.
Membandingkan dengan Pendahulu dan Saudara: Galaxy A77 vs Galaxy A73 dan Galaxy A57
Untuk memahami sepenuhnya dampak kehadiran ponsel galaxy a77, penting untuk membandingkannya dengan model-model lain dalam lini samsung, terutama pendahulunya galaxy a73 dan saudaranya di segmen bawah, galaxy a5x.
Evolusi Performa: Lompatan dari Galaxy A73
Galaxy a73 ditenagai oleh Snapdragon 778G, sebuah soc 5G yang sangat mumpuni di kelas menengah pada masanya. Namun, exynos 2400 yang dirumorkan akan menjadi chipset galaxy a77 adalah lompatan performa yang signifikan. Seperti yang sudah dibahas, exynos 2400 berada di kelas yang sama dengan soc flagship, sehingga perbedaan performa antara galaxy a77 dan galaxy a73 akan sangat terasa dalam setiap aspek penggunaan, mulai dari gaming, multitasking, hingga pemrosesan AI.
Perbandingan skor geekbench antara galaxy a77 (dengan exynos 2400) dan galaxy a73 (dengan Snapdragon 778G) akan menunjukkan selisih yang lebar, baik dalam single-core maupun multi-core. Ini berarti pengguna galaxy a73 yang ingin upgrade akan mendapatkan peningkatan performa yang sangat substansial.
Posisi di Pasar: Di Atas Galaxy A57?
Jika kita asumsikan galaxy a57 sebagai representasi umum dari lini galaxy a5x (misalnya, galaxy a55 atau galaxy a56 yang lebih baru), maka galaxy a77 akan secara jelas diposisikan di atasnya. Lini galaxy a5x biasanya menargetkan segmen menengah yang lebih mainstream, menawarkan fitur-fitur yang baik dengan harga yang kompetitif. Chipset yang digunakan biasanya Exynos kelas menengah atau Snapdragon 7 series yang lebih rendah dibandingkan Snapdragon 778G. Dengan exynos 2400, galaxy a77 akan menawarkan performa yang jauh lebih tinggi.
Perbedaan ini akan tercermin tidak hanya dalam skor geekbench tetapi juga dalam pengalaman penggunaan sehari-hari. Pengguna galaxy a77 dapat mengharapkan kinerja yang lebih cepat dan lancar dalam menjalankan aplikasi berat, game, dan tugas-tugas yang membutuhkan sumber daya komputasi tinggi. Ini menegaskan bahwa galaxy a77 akan menargetkan segmen yang mencari performa premium tanpa harus membayar harga flagship seperti galaxy s24.
Dampak Kehadiran Galaxy A77 di Pasar Smartphone Mid-Range
Kehadiran ponsel galaxy a77 dengan spesifikasi galaxy a77 yang menjanjikan, terutama chipset galaxy a77 exynos 2400, akan memberikan dampak signifikan di pasar smartphone menengah premium. Ini bukan hanya tentang samsung merilis ponsel baru, tetapi juga tentang bagaimana hal itu akan membentuk persaingan dan ekspektasi konsumen.
Persaingan Ketat dan Strategi Samsung
Pasar smartphone menengah adalah salah satu yang paling kompetitif. Berbagai merek, mulai dari Xiaomi, Realme, POCO, hingga OnePlus, selalu berusaha menawarkan spesifikasi terbaik dengan harga yang paling menarik. Dengan meluncurkan galaxy a77 yang ditenagai exynos 2400, samsung menunjukkan bahwa mereka serius untuk kembali bersaing di segmen ini dengan kekuatan penuh.
Strategi ini bisa menjadi dua arah: pertama, untuk menarik konsumen yang ingin upgrade dari ponsel menengah lama mereka atau dari lini galaxy a5x, dan kedua, untuk memberikan alternatif bagi mereka yang menganggap galaxy s24 terlalu mahal. Samsung bisa menggunakan galaxy a77 sebagai senjata untuk merebut kembali pangsa pasar di segmen premium-menengah yang mungkin sempat “ditinggalkan” setelah absennya seri galaxy a7x.
Selain itu, kehadiran galaxy a77 dapat memaksa kompetitor untuk juga meningkatkan penawaran mereka di segmen harga yang sama, memicu siklus inovasi yang menguntungkan konsumen. Dengan performa setingkat flagship di harga menengah, galaxy a77 akan menjadi patokan baru untuk apa yang dapat diharapkan dari ponsel di kelasnya.
FAQ tentang Galaxy A77
Apa yang membuat kehadiran Galaxy A77 begitu dinantikan?
Galaxy A77 dinantikan karena menjadi penerus seri Galaxy A7x yang sudah empat tahun absen, setelah Galaxy A73. Para penggemar mengharapkan inovasi dan peningkatan signifikan, terutama dengan bocoran penggunaan chipset Exynos 2400 yang powerful.
Apa itu Exynos 2400 dan mengapa penting untuk Galaxy A77?
Exynos 2400 adalah System on Chip (SoC) kelas flagship yang dikembangkan oleh LSI Samsung, sebelumnya digunakan di beberapa varian Galaxy S24. Pentingnya untuk Galaxy A77 adalah karena ini akan memberikan performa setara ponsel flagship di perangkat kelas menengah premium, menjanjikan kecepatan dan kemampuan pemrosesan yang luar biasa.
Bagaimana skor Geekbench Galaxy A77 dibandingkan dengan ponsel lain?
Bocoran Geekbench untuk Galaxy A77 (dengan nomor model A776B) menunjukkan skor single-core sekitar 1.189 dan skor multi-core sekitar 3.536. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pendahulunya Galaxy A73 (Snapdragon 778G) dan bahkan mendekati performa flagship.
Apakah Galaxy A77 akan menggunakan chipset yang sama dengan Galaxy S24?
Berdasarkan bocoran Geekbench, Galaxy A77 (SM-A776B) diduga kuat akan menggunakan Exynos 2400, chipset yang memang juga digunakan di beberapa varian Galaxy S24. Ini mengindikasikan Samsung akan membawa performa flagship ke lini A.
Kapan prediksi rilis Galaxy A77 di Indonesia?
Meskipun belum ada tanggal pasti rilis galaxy a77, kemunculan di Geekbench biasanya mendahului rilis resmi. Prediksinya, galaxy a77 kemungkinan akan rilis pada paruh kedua tahun 2024 atau awal 2025, mengikuti pola rilis Galaxy A Series.
Apa perbedaan utama antara Galaxy A77 dan Galaxy A73?
Perbedaan utama adalah chipset. Galaxy A73 menggunakan Snapdragon 778G, sedangkan Galaxy A77 dirumorkan akan memakai Exynos 2400. Ini berarti Galaxy A77 akan memiliki lompatan performa yang masif dalam hal kecepatan CPU, GPU, dan kemampuan AI.
Kesimpulan: Harapan Besar untuk Galaxy A77
Semua bocoran dan spekulasi mengenai galaxy a77, terutama yang berasal dari geekbench, melukiskan gambaran kehadiran ponsel yang sangat menjanjikan. Dengan nomor model a776b yang jelas dan chipset galaxy a77 exynos 2400 yang gahar, samsung tampaknya serius untuk membawa kembali seri galaxy a7x ke puncak persaingan di segmen menengah premium. Skor single-core dan multi-core yang impresif menunjukkan bahwa galaxy a77 tidak hanya akan menjadi perangkat yang cepat, tetapi juga mampu menangani segala jenis tugas dan aplikasi, mulai dari gaming berat hingga multitasking yang intensif. Operasi yang lancar akan menjadi nilai jual utama.
Kini, yang dinantikan adalah rilis galaxy a77 secara resmi dari samsung. Jika semua bocoran ini benar, galaxy a77 bisa menjadi salah satu ponsel paling menarik di tahun ini, menawarkan perpaduan sempurna antara performa setingkat flagship dan harga yang lebih terjangkau. Ini akan menjadi pilihan tepat bagi mereka yang mencari upgrade dari galaxy a73, galaxy a57, atau ponsel menengah lainnya, dan ingin merasakan kekuatan soc exynos 2400 tanpa harus membeli galaxy s24. LSI samsung telah menunjukkan kapabilitasnya dan galaxy a77 akan menjadi bukti nyata.
Diharapkan samsung akan segera memberikan pengumuman resmi mengenai spesifikasi galaxy a77 dan jadwal rilis global.